Bewara

HANYA BLOG ARSIP

Blog ini hanya arsip  n tempat tray out. Soo.. jangan heran kalau  tampilannya gonta-ganti .. bila sobat   kebetulan mampir/nyasar kesini. jangan lama2 , ntar kualat.. kembali aja ke blog induknya di :

  1. Saung Web
  2. Saung Link
  3. Link Tea

Tuesday, August 4, 2009

Peristiwa di Meja Makan


Ada seorang anak sebut saja namanya Pardi , dia anak kelas 3 SMP , di sekolahnya agak terkenal bandel , sering buat jengkel guru2 nya, dirumah juga begitu. masih mending kalau kebandelannya ditutupi dengan kepintarannya.. ini udah bandel otaknya juga hampir dibawah standar, paling besar nilau ulangan hariannya 6 itupun dah dikatrol oleh rasa kasian dari sebagian guru2 nya.

Suatu hari ketika waktu pembagian Raport, orang tuanya dipanggil menghadap Kepala Sekolahnya.. hal ini dilakukan karena .. ya itu tadi nilai Pardi jeblog semua..

Bapaknya merasa malu sekaligus jengkel kepada anaknya itu.. malu karena kepala sekolahnya adalah adik kelasnya waktu dulu dan sering di plonco olehnya.. jengkel.. ya karena nilai Rapor Pardi ,, lebih banyak angka merah nya, jauh sekali dengan si Udin teman sekaligus juga tetangganya yang masuk rangking 3 besar dikelasnya.

Sewaktu datang ke rumah, tampak istrinya sedang menunggu.. dia tahu gelagat bahwa suaminya akan memarahi anaknya. dengan lemah lembut istri yang bijak ini berhasil meredam kemarahan suaminya dan berjanji akan bicara kepada Pardi secara pelan dan lembut.

Ketika Pardi datang ke rumah , anak yang watados ( wajah tanpa dosa) ini, langsung simpan tas, pergi kedapur dan makan dengan lahapnya.

" Ah ini kesempatanku untuk bicara dan menasihati Pardi ". Pikir sang ayah ketika Pardi sedang makan .

Dimulai dengan intro menceritrakan pengalaman ayahnya dulu , mulailah masuk ke pokok persoalan. sang ayah mulai bertanya : " Di.. tadi ayah malu sekali sampai dipanngil menghadap kepala sekolah "

Pardi " emang kenapa pak "

Ayah : " ya itu.. gara2 nilai rapor kamu yang hampir merah semua "

Pardi : " ooh " sambil makan dan tanpa ekspresi

Ayah : '" Bapak heran sama kamu Di , masa nilaimu segitu jeblognya sih, ayah gak nuntut banyak kok.. ya.. kalau ada angka 5 barang 1 atau 2 pelajaran mah , bapak maklum " . Si Pardi diam aja malah nambah lagi nasinya dan sang ayah meneruskan

" Masa kamu kalah sama si Udin , dia kan bisa masuk 3 besar di kelasmu ". Lanjut sang ayah.

Pardi : " Ya.. jangan disamakan dengan si Udin atuh Pak ..!!! "

Ayah : " Kok jangan..Emang kenapa si Udin "

Pardi : " Pak... si Udin itu kan .. Bapak dan Ibunya juga pintar dan terhormat " , ujar pardi tanpa rasa bersalah

Mendengar jawaban Pardi seperti itu, ayahnya lupa kepada kesepakatan awal bersama istrinya , dengan nada tinggi dan muka merah.. dia membentak " Dasar kamu.. anak bandel.. anak bodoh..anak setan...... dsb " ,

Pardi : ".. Tuuuuh kaaan...!!! " sambil ngeloyor pergi karena makannya sudah selesai.



  1. Thanks telah mampir, di Blog ini..

Related Posts:


 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme ! Converted into Blogger Template by Bloganol dot com ! Modified by Tiras Tea ! Blogger